Monday, March 10, 2014

Mengatasi Bayi Perempuan yang Menstruasi

Celoteh Bayi - Kehadiran seorang bayi memberikan kebahagiaan tersendiri. Sebagai seorang ibu akan memberikan perawatan dan perhatian khusus kepada bayinya. Perlu kehati-hatian dalam merawat bayi, dalam beberapa kasus tiba-tiba ibu merasa kaget  tiba-tiba keluar darah dari kelamin bayi perempuannya? Apa penyebabnya?


Di dalam kandungan, organ kelamin bayi sebenarnya terpapar oleh berbagai hormon dari ibu. Dampaknya, antara lain bagian luar vagina, seperti labia majora dan klitoris, terlihat menebal dan menonjol serta keluarnya lendir kental dari vagina. Pada usia 2-3 hari bayi Anda ‘menstruasi’, keluar sedikit darah dari vaginanya.

Keadaan ini tidak berbahaya dan normal. Karena setelah dia lahir, pengaruh hormon-hormon ibu berkurang. Segera ke dokter jika ada bau tak sedap atau tak wajar dari lendir atau darah yang keluar dari vagina bayi perempuan Anda. Apabila menstruasi cukup deras dan tak berhenti sampai beberapa hari sebaiknya dikonsultasikan ke dokter ya.

Tip membersihkan organ kelamin bayi perempuan :
Bersihkan bagian kelaminnya seperti membersihkan bagian tubuhnya yang lain. Cukup bersihkan bagian dalam bibir vagina secara lembut dengan lap dan air hangat. Hindari penggunaan sabun karena sudah ada mekanisme alami yang akan membersihkan bagian dalam vagina. Seharusnya ibu behati-hati karena bagian tubuh yang ini sama lembutnya seperti bagian dalam mulut anak.
READ MORE - Mengatasi Bayi Perempuan yang Menstruasi

Tumbuh Jerawat dan Bintik-Bintik pada Kulit Bayi

Celoteh Bayi - Dalam masa-masa pertumbuhan bayi. Tidak jarang bayi kita mengalami perubahan di kulit nya. Bayi mempunyai kulit yang lebih tipis, sehingga sering kita menjumpai ada jerawat dan bahkan timbul bintik-bintik putih.


Jerawat pada bayi alias neonatal acne timbul akibat pengaruh hormon ibu selama bayi dalam kandungan. Tak perlu mengolesinya dengan obat jerawat, diamkan saja dan seiring waktu wajah mungilnya akan menjadi mulus.

Selain jerawat, kadang kala ada bintik-bintik putih di hidung dan wajah bayi Anda. Bintik-bintik tersebut disebut milia yang disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar minyak. Dalam beberapa hari atau minggu, kelenjar minyak bayi akan membesar dan terbuka, kemudian akan hilang dengan sendirinya. Kadang ada juga masalah kulit yang lain seperti lebam-lebam biru keabu-abuan pada kulit bayi. Itu adalah Mongolian spot. Penyebabnya pigmen yang gagal mencapai lapisan atas kulit saat proses pembentukan kulit bayi. Lebam itu tidak berbahaya dan biasanya akan memudar dalam beberapa tahun. Masalah kulit yang juga sering terjadi pada bayi baru lahir adalah kulit kering dan mengelupas. Itu juga normal setelah mengelupas, kulitnya akan jadi halus dan lembut.

Kulit pada bayi lebih tipis, mengandung lebih sedikit pigmen dan belum bisa mengatur suhu tubuh seefektif kulit anak orang dewasa. Dan, hampir tak ada bayi yang lolos dari masalah kulit paling umum yaitu ruam popok. Disebabkan area yang tertutup popok suhunya menjadi hangat dan lembap, ditambah terkena pup dan pipisnya, maka muncul ruam.

Bagaimana mengatasi ruam popok? Sering-seringlah mengganti popok bayi dan mengoleskan krim yang mengandung zinc oxide untuk melindungi bokongnya. Sesekali biarkan juga bokongnya tanpa penutup agar area tersebut bernapas bebas. Mama bisa menghamparkan kain alas di lantai dan membiarkan si kecil bebas tanpa popok.
READ MORE - Tumbuh Jerawat dan Bintik-Bintik pada Kulit Bayi

Tips Merawat Gigi Bayi Yang Mulai Tumbuh

Celoteh Bayi - Pertumbuhan bayi dari hari ke hari terus bertambah seiring dengan usia si bayi. Perubahan awal mungkin dengan tumbuh gigi. Pada masa ini si bayi akan mulai merasa gatal, dan sewaktu-waktu mengigit benda yang di dekatnya. Ini yang harus di perhatikan bagi ibu dengan memberikan benda lunak pada usia-usia mulai timbuh gigi.


Normalnya bayi mulai tumbuh gigi pada usia 6 bulan ke atas, tapi kira-kira 1 di antara 2000 bayi sudah tumbuh gigi saat lahir. Gigi tersebut disebut natal teeth. Ada juga kejadian di mana bayi lahir tanpa gigi tapi giginya tumbuh dalam bulan pertama hidupnya, gigi demikian disebut neonatal teeth. Berbahayakah?

Mungkin tidak, tapi ada beberapa kekhawatiran saat gigi muncul terlalu dini. Misalnya masalah kesulitan menyusu karena keberadaan gigi tersebut atau gigi mencederai lidah si bayi. Natal teeth juga biasanya goyah karena akar gigi belum sempurna, yang ditakutkan adalah jika gigi copot dan tertelan lalu membuat bayi tersedak.

Apakah natal teeth dan neonatal teeth akan dicabut atau dibiarkan, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter spesialis anak dan dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak, karena ini memerlukan pemeriksaan dahulu untuk mengetahui apakah gigi yang tumbuh itu ‘ekstra’ atau sudah merupakan gigi susu, bagaimana perkembangan akar giginya, dan bagaimana gigi tersebut akan memengaruhi gigi-giginya yang lain kelak.

Gigi susu amat penting perannya dalam ‘mengarahkan’ perkembangan dan posisi tumbuh gigi tetap nantinya. Jangan lupa, gigi sangat diperlukan untuk menggigit dan mengunyah makanan demi tumbuh-kembang si kecil. Untuk mencegah gigi susu si kecil berlubang. Bagaimana mengatasinya? 

Tips merawat gigi bayi yang mulai tumbuh :
  1. Sebaiknya orang tua sedini mungkin menerapkan kebiasaan merawat kesehatan gigi dan gusinya. Bahkan sebelum giginya mulai tumbuh harus menjaga gusi dan mulut si kecil tetap bersih.
  2. Gunakan kain basah untuk membersihkan bagian dalam mulut bayi sambil memberi gusinya sedikit pijatan. Ajak si kecil ke dokter gigi saat usianya sekitar 1 tahun atau dalam jangka waktu 6 bulan setelah gigi pertamanya tumbuh.
  3. Setelah itu setidaknya rutin periksakan giginya ke dokter gigi setahun sekali. Apalagi saat gigi pertamanya sudah tumbuh.
  4. Pilih sikat gigi dengan kepala yang kecil dan bulu sikat dengan ujung membulat yang lembut. Anda dapat membantunya belajar sikat gigi sendiri saat ia berusia 4 tahun, biasakan menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam minimal selama 2 menit.
READ MORE - Tips Merawat Gigi Bayi Yang Mulai Tumbuh

Mengatasi Bau Mulut Bayi Yang Tidak Sedap

Celoteh Bayi - Kadang ibu tidak mengetahui hal-hal yang terkecil dari bayinya. Bayi yang lagi lucu-lucunya, ternyata memiliki bau mulut yang tidak sedap. Bau tidak sedap ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, akan tetapi pada bayi kita. Masalah ini seharusnya jangan di biarkan.


Masa perkembangan bayi dari hari ke hari terus bertambah. Seiring dengan pertambahan usia ini tidak jarang di temukan bau mulut bayi yang tidak sedap. Mengapa ini bisa terjadi? Penyebabnya bisa karena mulutnya kurang bersih. Misalnya sering gumoh/muntah atau tidur sambil mengedot susu botol.

Penyebab lainnya adalah karena mulutnya terlalu kering. Ini biasa terjadi saat si kecil pilek dan hidungnya mampet. Karena sulit bernapas lewat hidung maka ia bernapas lewat mulut, air ludah berkurang dan bakteri-bakteri yang biasanya dimatikan oleh air ludah jadi berkembang biak. Akhirnya mulut anak jadi bau.

Bagaimana mengatasinya ya? Berikut ini cara yang bisa dilakukan dalam mengatasi bau mulut bayi :
  1. Kalau bau mulut timbul saat si kecil terkena pilek, berikan ia cukup minum supaya mulutnya tidak kering. Nanti jika pileknya sembuh, bau mulutnya juga akan menghilang.
  2. Bagi ibu yang memberikan empeng bagi bayinya, pastikan empengnya selalu bersih dan steril. Sisa susu dan makanan bisa menempel di empeng, bercampur ludah lama-lama akan busuk dan menimbulkan bau di karet dot empeng yang bisa ‘menular’ ke mulut bayi Anda.
  3. Sediakan beberapa empeng yang sudah disteril sehingga Anda bisa sering-sering menggantinya.
  4. Jangan biarkan si kecil tidur sambil mengedot susu. Dibiarkan agak lama, susu akan mulai berubah baunya dan kalau diisap si kecil maka mulut si kecil juga bisa berbau tak sedap.
  5. Gunakan pembersih gusi untuk membersihkan sisa-sisa susu atau makanan dalam mulutnya. Pakailah selongsong karet lembut yang bisa dimasukkan ke ujung jari Mama untuk kemudian membersihkan gusi dan lidah si kecil.
READ MORE - Mengatasi Bau Mulut Bayi Yang Tidak Sedap

Saturday, March 8, 2014

Berbagai Cara Cepat Agar Cepat Hamil

Celoteh Bayi - Kehadiran jabang bayi di tengah-tengah keluarga pasangan suami istri, tentunya menjadi dambaan dan anugerah terindah. Kehamilan dan mendapatkan keturunan merupakan sebuah harapan yang besar bagai pasangan suami isteri, khususnya bagi mereka yang baru saja melangsungkan pernikahan. Hadirnya buah hati dalam kehidupan keluarga menambah lengkap suasana. Momen tatkala hasil test kehamilan menunjukkan postif, adalah sebuah moment yang sangat dinanti oleh pasangan suami isteri bagi mereka yang mendambakan hadirnya generasi penerus keluarga.


Namun ada kalanya, harapan akan mendapatkan kehamilan dan keturunan terasa mulai sirna tatkala kehamilan yang ditunggu-tunggu belum datang juga. Stress dan putus asa banyak menghinggapi pasangan suami isteri yang telah lama menanti. Kadang kondisi ini banyak membuat sebuah keluarga menjadi tidak harmonis dan akhirnya terjadi perceraian gara-gara kasus ini. Sebetulnya banyak kasus yang menyebabkan sulitnya sebuah pasangan suami isteri untuk mendapatkan keturunan, di mulai dari adanya penyakit, gangguan hormonal, gangguan sistem reproduksi dan berbagai macam hal lainnya yang tentunya hal ini perlu dilakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut untuk mengatasinya. Namun ada kalanya juga seorang pasangan suami isteri sulit untuk cepat hamil dikarenakan kurangnya pengetahuan dasar mengenai kehamilan, sehingga kehamilan yang di nanti belum datang juga.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan bagi pasangan suami isteri agar cepat mendapatkan kehamilan:

1. Berdoa Kepada Yang Maha Kuasa
Manusia hanyalah bisa merencanakan dan berusaha, sedangkan yang menentukan semuanya tentulah Tuhan. Oleh karena itu lengkapi usaha anda dengan berdoa kepada-Nya, agar diberkahi secepatnya karunia kehamilan. Doa begitu kuat, yang mampu mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Jadi, berdoalah!

2. Melakukan Periksaan Kondisi Kesehatan Anda
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kesehatan yang mencakup kesehatan tubuh anda sendiri, mengenai sistem reproduksi anda, tingkat kesuburan dan hal lainnya kepada ahlinya. Periksakan hal ini baik suami maupun isteri. Hal ini merupakan modal penting untuk terjadinya kehamilan dan  untuk diketahui oleh pasangan suami isteri, karena jika terjadi kendala pada hal tersebut, tentunya diperlukan perawatan dan pengobatan lebih lanjut dan bukan hanya sekedar tips. Jika setelah diperiksakan dan dinyatakan kondisi anda dan pasangan anda sehat, maka mungkin tips selanjutnya bisa bermanfaat dan dapat anda lakukan.

3. Menerapkan Pola Hidup Sehat
Hal lain yang tidak kalah penting adalah menerapkan pola hidup sehat. Inilah yang harus anda perhatikan :
Jika kebetulan anda atau suami perokok, sebaiknya menghentikan merokok. demikian juga dengan kebiasaan meminum alkhohol.
meminum alkohol sedikit pun mengurangi peluang kehamilan hingga 50 %
Pastikan Berat Badan Anda Tidak Kurang/Tidak Lebih (ideal) karena berat badan yang kurang/lebih selain bisa mempersulit pembuahan, juga menjadi masalah saat anda hamil. Sedangkan bagi pria, kekurangan berat badan bisa mengurangi pembentukan sperma.
Rajin Olahraga, dengan demikian kondisi badan anda selalu fit dan dalam proses pembuahan pun akan lebih besar terjadi.
Pola Makan Bergizi Seimbang dalam mengkonsumsi makanan sarat gizi yang diperlukan untuk mendapatkan kehamilan sehat kelak.

4. Mengetahui dan Menghitung Masa Subur Anda
Masa subur ditandai oleh kenaikan Luteinizing Hormone secara signifikan sesaat sebelum terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium). Kenaikan LH akan mendorong sel telur keluar dari ovarium menuju tuba falopii. Didalam tuba falopii ini bisa terjadi pembuahan oleh sperma. Masa-masa inilah yang disebut masa subur, yaitu bila sel telur ada dan siap untuk dibuahi. Sel telur berada dalam tuba falopi selama kurang lebih 3-4 hari namun hanya sampai umur 2 hari masa yang paling baik untuk dibuahi, setelah itu mati. Masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi pada wanita dan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas sperma pada pria. Sebuah penelitian menyatakan bahwa masalah kesuburan terjadi pada 40% akibat perempuan, 40% akibat laki-laki dan 30% akibat keduanya.

5. Gunakan Posisi Berhubungan Badan Yang Tepat
Banyak pakar kesuburan yang berpendapat bahwa posisi pria di atas saat berhubungan badan memberikan peluang terbaik bagi terjadinya kehamilan. Agar lebih efektif, wanita bisa mengganjal pinggulnya dengan bantal sehingga serviks-nya bisa menampung banyak sperma. Usahakan setelah ejakulasi antar pasangan terjadi, selama 10-20 menit agar wanita tetap dalam posisi berbaring. Janganlah beranjak dulu dari sikap tiduran ini karena dalam menit waktu ini cairan semen akan mencair, dan jika wanita bangkit cairan semen akan mengalir kembali ke vagina dan suasana asam membuat sperma melemah dan mati. Hal ini juga merupakan suatu supaya agar kesuburan seorang wanita dapat terjaga dengan baik.

6. Hadirkan suasana Santai Saat Berhubungan
Kegiatan berhubungan suami isteri ini selayaknya dilakukan dalam suasana yang santai dan juga romantis. Saat masa subur tiba dan direncanakan untuk berhubungan intim, sediakanlah waktu yang cukup. Jika selesai aktifitas dari suatu pekerjaan, istirahatlah terlebih dahulu untuk memberi waktu menyegarkan tubuh. Mandi bisa jadi suatu cara agar tubuh menjadi segar kembali. Jagalah mood dan bersikaplah santai, jangan terlalu stres dalam melakukan hubungan seksual, misalnya memikirkan apakah”kegiatan” kali ini akan membuahkan suatu kehamilan.

7. Pengetahuan Dasar Terjadinya Kehamilan
Hal ini juga penting diketahui oleh pasangan suami isteri agar dapat dijadikan sebagai gambaran untuk mendapatkan kehamilan. Mengetahui seberapa banyak jumlah sperma normal, kondisi serviks saat masa subur, berapa lama sperma mencapai sel telur dsb. Lengkapnya mengenai proses terjadinya kehamilan, dapat di baca melalui artikel di bawah ini:

8. Konsumsi Vitamin
Untuk cepat hamil, konsumsi vitamin maupun jenis makanan mengandung zat-zat dibutuhkan untuk kesuburan sangatlah penting untuk Anda dan pasangan. Vitamin C, salah satunya, dapat meningkatkan kualitas sperma. Mengkonsumsi 1000 mg dan 10 mcg vitamin D atau Vitamin E dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Dan wanita yang mengkonsumsi asam folat memiliki kesempatan hamil yang lebih baik dibanding mereka yang tidak mengkonsumsinya. Asam folat juga berperan penting dalam pembentukan tabung otak sang janin kelak.
READ MORE - Berbagai Cara Cepat Agar Cepat Hamil

Bahaya Penyakit Malaria Pada Ibu Hamil

Celoteh Bayi - Penyakit malaria tidak hanya berbahaya bagi penderita orang biasa. Akan tetapi berbahaya juga bila penyakit ini tertular oleh ibu yang sedang hamil. Tahukah anda, bahaya apa saja yang diakibatkan oleh ibu hamil yang terkena malaria? Ibu hamil yang terserang malaria maka akan mengakibatkan pertumbuhan janin menjadi terhambat. Bahkan pada kondisi yang parah dapat menyakibatkan keguguran dikarenakan parasit plasmodium falsiparum yang sering mengakibatkan kontraksi pada rahim. Adapun apabila kondisi perkembangan janin dapat bertahan di dalam kandungan akan mengakibatkan gangguan pada berat badan ketika bayi dilahirkan. Tak hanya itu bahaya malaria pada ibu hamil, bayi dapat menjadi media yang membawa infeksi malaria di dalam tubuhnya.


Malaria adalah jenis penyakit yang berhubungan dengan penyebaran melalui hewan yaitu nyamuk masih menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia. Bahkan di Indonesia tingginya angka kesakitan dan kematiaan pada usia produktif masih terbilang tinggi. Penyakit ini dapat menyerang dan menjadi ancaman yang berbahaya bagi ibu hamil.

Di beberapa daerah di Indonesia kesadaran akan pentingnya pencegahan malaria masih relatif rendah. Padahal korban yang disebabkan oleh malaria cukup banyak bahkan hingga pada ibu hamil. Ini disebabkan karena jenis parasit yang dapat menumpang pada tubuh ibu hamil yang dapat sangat membahayakan yaitu jenis plasmodium falsiparum.

Bahaya malaria dapat menyerang siapa saja termasuk ibu hamil meskipun tingkat bahaya pada ibu hamil akan semakin meningkat dikarenakan pada ibu hamil seringkali mengalami perubahan secara fisiologi, perubahan hormon bahkan perubahan-perubahan  pada jumlah cairan tubuh. Faktor faktor tersebut yang dapat menambah resiko pada ibu hamil yang sedang di derita bahkan dapat menyerang anda dan janin.

Kondisi yang membuat semakin berat ketika pada trimester pertama dan kedua dikarenakan bagian yang disenangi parasit malaria yaitu plasenta dimana menjadi salah satu sumber pertumbuhan janin yaitu makanan janin. Bahkan bagian kosong akan dipenuhi oleh parasit parasit malaria sehingga parasit ini akan mengganggu saluran makanan janin sehingga saluran makan janin menjadi mengecil dan juga rusak sebagian. Akibatnya jatah makanan menuju janin akan terbagi dan terganggu berimbas pada perkembangan janin menjadi terhambat.

Oleh karena itu ada baiknya anda mengenali terlebih dahulu gejala yang muncul apabila terserang malaria. Meskipun gejala yang terjadi sulit untuk dideteksi dikarenakan baru terasa apabila korban yang terserang malaria telah menginjak demam yang tidak berhenti selama dua minggu bahkan malaria dapat jangka satu bulan baru dapat terdeteksi dapat menyimpan parasit malaria pada organ hati penderita. Inilah kondisi yang dapat mengakibatkan penderita menjadi lemah dan gejala secara terlihat akan dialami oleh penderita. Penyakit malaria selain dapat menggangu kesehatan penderita akan menularkan ke orang sekitarnya melalui gigitan nyamuk anopheles betina yang dapat menular secara berkepanjangan, bahkan dapat menginfeksi calon penderita lebih cepat.

Sehingga penanganan harus cepat dan tepat dilakukan pada penderita malaria. Hal ini terkait dengan dampak resiko yang ditularkan dengan cepat pada ibu hamil. Bagi ibu hamil yang merasakan gejala malaria yang ditandai dengan cepat lelah, pucat, kuning disertai dengan kenaikan suhu tubuh maka ibu hamil segera disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter yang dilakukan melalui pemeriksaan darah. Hal ini untuk dapat menemukan kepastian sehingga dokter akan melakukan pemeriksaan darah 12 jam sekali di labolatorium.

Bagi ibu hamil yang menderita malaria akan kesulitan dalam penanganannya diakibatkan karena obat malaria pada ibu hamil akan membahayakan bagi janin. Harus ada kiat khusus dalam pemberian obat untuk dikonsumsi ibu hamil. Dengan demikian bagi ibu hamil yang menderita gejala malaria sebaiknya periksa segera ke dokter. Pemberian obat-obatan dengan dosis yang tepat dan penanganan untuk mengurangi cairan di dalam tubuh ibu hamil harus dilakukan segera. Konsultasikan pula tambahan nilai gizi sehingga kalori yang dibutuhkan harus dapat mencukupi dengan begitu resiko pertumbuhan dan perkembangan janin dapat dikurangi.

READ MORE - Bahaya Penyakit Malaria Pada Ibu Hamil

Cara Cepat Menghitung Masa Subur Ibu

Celoteh Bayi - Kehamilan adalah suatu hal yang ditunggu-tunggu bagi pasangan suami isteri, kehadiran bayi ini sangat di dambakan. Tapi tidak sedikit pasangan suami istri yang merasa kecewa, karena kehamilan yang ditunggu-tunggu tidak juga kunjung datang. Sulitnya untuk hamil tersebut sampai-sampai menimbulkan stress yang mendalam pada pasangan suami isteri.


Hamil adalah suatu masa dari mulai terjadinya pembuahan dalam rahim seorang wanita sampai bayinya dilahirkan. Kehamilan terjadi ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual pada masa ovulasi atau masa subur dan sperma pria pasangannya akan membuahi sel telur matang wanita tersebut. 
Banyak kendala yang membuat mereka sulit untuk mendapatkan kehamilan di mulai dari masalah Kesuburan, tingkat psikologi mereka, disfungsi hormon, dll. Namun ada kalanya kehamilan tidak mereka dapatkan karena mereka tidak tepat melakukan hubungan seksual. Mereka tidak mengetahui, kapan memasuki masa subur wanita sehingga kesempatan untuk terjadi ovulasi semakin besar.
Masa subur sangat besar artinya bagi mereka yang menginginkan hamil dan bagi yang ingin menunda kehamilan. Bagi yang menginginkan kehamilan, masa subur bisa dijadikan patokan untuk melakukan hubungan seksual karena saat ini ovulasi sedang terjadi sehingga kemungkinan hamil sangat besar. Sedangkan bagi yang mau menunda kehamilan, masa subur merupakan masa yang harus dihindari untuk mencegah terjadinya kehamilan.

Banyak cara dan metode yang dapat digunakan untuk mengetahui kapan masa subur tersebut, yaitu:

1. Sistem kalender.

Menentukan masa subur dengan menggunakan sistem kalender ada dua cara yaitu :
Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung 14 +/- 1 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang.
Bagi yang siklus haidnya tidak teratur maka pertama tama harus dicatat panjang siklus haid sekurang kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 18, diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut. Misal : siklus terpanjang = 31, sedangkan siklus terpendek = 26, maka masa subur dapat dihitung, 31 - 11 = 20, dan 26 -18 = 8, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 8 sampai hari ke 20.
Untuk lebih memudahkan mendapat informasi masa subur dengan sistem kalender bisa menggunakan alat yang bernama kalender kehamilan (pregnancy wheel). Dengan alat ini anda dapat menentukan masa subur anda, kapanpun dan dimanapun. Selain masa subur, kalender kehamilan ini juga dapat menghitung 17 manfaat informasi penting lainnya selama kehamilan, seperti mengetahui perkembangan berat dan panjang janin, kapan hari perkiraan lahir, kapan batas maksimum kelahiran bayi dsb. alat nya seperti gambar di bawah ini:

2. Penggunaan Tools Penghitung Masa Subur


Banyak tools atau software yang sekarang beredar yang dapat digunakan untuk menghitung masa subur.  Dalam tool tersebut anda hanya tinggal memasukkan tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) setelah itu akan muncul tanggal perkiraan masa subur seseorang.
READ MORE - Cara Cepat Menghitung Masa Subur Ibu